RSS

Inilah Tubuh Kita!


Tubuh kita adalah mesin yang sempurna yang memungkinkan kita untuk hidup di bumi dengan mudah, untuk berlari dan bermain, membaca dan menulis, pendeknya memungkinkan kita melakukan semua pekerjaan. Mesin-mesin ini begitu menakjubkan sehingga dengan teknologi yang paling canggih pun sesuatu yang menyerupai mereka tidak dapat dibuat.

Berapa banyak kamu mengenal tubuhmu yang telah bekerja tanpa henti dan telah memperbaiki dirinya sendiri jika rusak?____________________________________

Air – Protein – karbohidrat – mineral-mineral – lemak padat dan cair.

Tahukah kamu bahwa tubuhmu tersusun dari lemak, protein, air, karbohidrat dan mineral-mineral?____________________________________________

Mata: Jendela Kita ke Dunia

Semua organ dalam tubuh kita sangat penting. Hidup kita dapat berubah jika ada satu saja organ yang hilang. Misalnya, mata kita…. Pernahkah kamu memikirkan apa yang akan kamu lakukan, jika kamu tidak memiliki mata? Kamu tidak akan dapat mengenal bagaimana rupa orang tuamu, saudara-saudaramu, atau teman-temanmu. Kamu tidak akan mampu melihat semua hal-hal yang indah. Kamu tidak akan mampu bermain dengan kebanyakan mainanmu. Kamu tidak akan mampu membaca buku ini maupun melihat gambar-gambarnya yang berwarna-warni. Kamu tidak akan mampu membayangkan bagaimana rupa kelinci atau anjing, karena kamu tidak akan pernah melihatnya. Kamu tidak akan mampu menonton kartun di TV. Kamu tidak akan mampu melakukan tugas-tugasmu dengan mudah. Kamu tidak akan mampu melihat warna atau bentuk apa pun, kamu tidak akan mengenal apa itu cahaya dan kau tidak akan mampu memperhatikan hal-hal itu. Daftar ini tidak akan pernah berakhir.

Allah Yang Mahakuasa telah menciptakan semua manusia dengan mata untuk melihat. Mata adalah modal yang sangat penting yang diberikan Allah untuk manusia.

Mari kita amati dengan ringkas bagaimana kita melihat:

Setiap benda di dunia memproyeksikan cahaya ke sekelilingnya. Misalnya, sementara kamu memandang buku ini, cahaya yang diproyeksikan dari buku mencapai bagian belakang matamu melalui pupilmu.

Cahaya ini, setelah melalui serangkaian proses di belakang matamu, berubah menjadi sinyal listrik. Sinyal listrik ini bergerak ke otakmu. Di belakang otakmu terdapat pusat penglihatan yang memungkinkanmu melihat. Pusat penglihatan adalah sebuah titik kecil. Inilah titik kecil tempat sinyal-sinyal listrik membentuk bayangan buku dan itulah yang kamu lihat ketika memandang buku ini.

Bahkan untuk menerangkan proses ini secara ringkas masih membutuhkan waktu yang lama, tetapi bagi kita, melihat tidak membutuhkan waktu selama itu. Proses ini terjadi begitu cepatnya sehingga ketika kamu memandang buku, saat itu juga kamu mampu melihatnya.

Bukankah itu sebuah sistem yang benar-benar sempurna? Jika kamu ingat, pernah disebutkan sebelumnya tentang para evolusionis di permulaan buku ini. Kita juga menyebutkan bahwa mereka mempercayai bahwa bumi, alam semesta, bintang-bintang dan semua makhluk hidup merupakan hasil dari peristiwa kebetulan. Mereka berkata: Mata terbentuk secara kebetulan dengan sendirinya. Mungkinkah sistem yang begitu rumit dan menakjubkan terbentuk sendiri? Mari kita ambil sebuah contoh untuk menunjukkan betapa kelirunya pendapat ini: Para insinyur telah mengembangkan kamera foto dan video dengan meniru mata manusia. Namun, tidak ada di antara peralatan ini yang memberikan tampilan yang sejelas matamu. Sekarang coba angkat kepalamu dari buku ini dan lihatlah ke sekelilingmu. Bukankah penglihatanmu sangat jelas? Tidak ada keburaman, bintik-bintik seperti salju atau garis-garis pada penglihatanmu. Sekarang coba perhatikan pesawat televisimu. Seringkali kamu akan melihat bintik-bintik putih atau garis-garis pada gambar. Bahkan jika hal ini tidak terjadi, dengan semua teknologi baru televisi tetap tidak dapat menghasilkan gambar atau citra yang begitu sempurna seperti matamu.

Sekarang mari kita pikirkan sejenak. Ini artinya matamu jauh lebih canggih dan lebih baik kualitasnya daripada kamera video atau foto, juga televisi mana pun. Apa yang akan kamu lakukan jika seseorang datang dan berkata seperti ini….

“Tadi ada badai besar yang menyebabkan kabel-kabel listrik, baut, palu, obeng, pintu, jendela melayang keluar rumah dan semuanya berkumpul di halaman belakang. Kemudian ada hujan dan guntur lalu semua benda tadi bercampur dengan tanah. Lalu setelah beberapa saat, aku melihat sebuah pesawat televisi muncul. Aku mengambilnya dan membawanya pulang.”

Mungkin kamu akan menganggap orang itu tidak waras, atau sedang berbohong, karena kita semua tahu bahwa pesawat televisi dirakit di pabrik besar di mana terdapat ratusan insinyur, perancang dan pekerja-pekerja yang khusus. Tidak mungkin sebuah pesawat televisi membuat dirinya sendiri.

Lalu mungkinkah mata kita, yang jauh lebih baik kualitasnya daripada sebuah televisi, terbentuk dengan sendirinya? Tentu saja tidak mungkin!

Seperti juga televisi tidak muncul sendiri, dan ada yang merakitnya, mata kita juga bukan merupakan hasil suatu peristiwa kebetulan. Allah Yang Mahakuasa-lah yang telah menciptakan mata kita seperti ini sehingga kita dapat melihat dengan begitu jelas, dalam citra tiga dimensi dan berwarna. Karena itulah kita mesti bersyukur kepada-Nya atas segala hal indah yang dapat kita saksikan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS