RSS

BANK DATA TUBUH KITA: DNA


Sebelumnya telah disebutkan bahwa terdapat miliaran sel dalam tubuh manusia. Dan di dalam setiap sel ini terdapat data dari semua ciri yang dimiliki seseorang. Tetapi, yang belum disebutkan adalah di mana semua data ini disimpan di dalam sel.

Di dalam inti (nukleus) setiap sel terdapat sesuatu yang disebut DNA. DNA menyimpan semua data tentang tubuh manusia. Semua data seperti warna rambutmu, atau warna matamu, organ-organ dalam tubuhmu, bagaimana rupamu, tinggi badanmu, semua tersimpan dalam DNA-mu. Data-data itu dapat diuraikan dengan menggunakan 4 huruf: A, T, G, dan C. Setiap huruf menunjukkan huruf pertama dari nama sebuah molekul. Keempat huruf ini jika disusun dalam kombinasi yang berbeda akan membentuk data yang berbeda pula. Kamu dapat membandingkannya dengan sebuah abjad. Misalnya, ada 26 huruf dalam abjad latin, dan kata-kata yang berbeda dapat dibuat dengan berbagai kombinasi huruf-huruf ini.

Dalam DNA ini tersimpan sangat banyak data. Agar kamu dapat memahami betapa banyaknya kita dapat membuat perbandingan seperti ini: Jika kita harus memindahkan semua informasi di dalam DNA ke atas kertas, kita akan memperoleh sebuah kepustakaan besar yang terdiri dari 900 jilid, masing-masingnya 500 halaman. Kepustakaan ini kira-kira akan sepanjang sebuah lapangan sepak bola. Namun, semua pengetahuan ini telah dimasukkan ke dalam sebuah molekul yang begitu kecilnya sehingga tak terlihat oleh mata. ______________

Lalu siapakah yang telah menyimpan semua data itu di sini? Siapakah yang mampu memampatkan semua data itu? Para evolusionis tidak punya pilihan selain mengulangi jawaban mereka: “Semua terjadi secara kebetulan”. Akan tetapi, sangat mustahil hal sesulit ini terjadi melalui peristiwa kebetulan. Ini adalah model dari sebuah DNA. Di dalam DNA terdapat data-data yang banyaknya cukup untuk mengisi sekitar 900 jilid ensiklopedi.

Barusan, telah diberikan permisalan tentang sebuah perpustakaan. Disebutkan bahwa data dalam DNA cukup untuk mengisi jilid-jilid buku yang akan memenuhi sebuah perpustakaan sepanjang lapangan sepak bola. Jka kamu melihat perpustakaan sebesar itu, percayakah kamu bahwa data di dalam semua ensiklopedi itu tertulis karena peristiwa kebetulan? Atau kamu akan berpikir bahwa ensiklopedi itu ditulis oleh para sarjana atau profesor yang sangat terpelajar, dan kemudian menerbitkannya melalui perusahaan perbukuan? Jelaslah jawaban kedualah yang benar dan masuk akal.

Tahukah kamu seperti apa kedengarannya ketika para evolusionis mengklaim bahwa DNA terbentuk secara kebetulan? Kedengarannya seperti seseorang yang berkata, “Telah terjadi ledakan di sebuah penerbitan dan semua jilid buku ini terjadi dengan sendirinya.”

Atau seperti saat kamu sedang duduk di bangkumu di sekolah, lalu kamu menemui sebuah kertas berjudul “Ciri-Ciri Geografis Dunia”. Dan ketika kamu menanyakan siapa yang telah menulisi kertas itu, seorang temanmu menjawab: “Barusan ada sebotol tinta di atas kertas ini. Aku tidak sengaja menumphkannya dan muncullah tulisan ini!” Tidakkah kamu akan menganggap dia sedang bercanda?

Para evolusionis mengklaim suatu hal yang lebih jauh lagi.

Sebagaimana tulisan pada selembar kertas tidak mungkin ada tanpa seorang penulis, bank data yang begitu menakjubkan seperti DNA juga tidak dapat terjadi dengan sendirinya.

Allah Yang Mahakuasa, Dzat yang mahatinggi dan mahakuasa, yang memiliki kemampuan untuk melakukan apa saja, yang menciptakan langit dan bumi, dan apa-apa yang ada di antaranya adalah juga pencipta dari DNA.

ALLAH YANG MAHAKUASA ADALAH PENCIPTA SEGALA SESUATU

Rabb kitalah yang telah meletakkan miliaran informasi dalam sebuah tempat teramat kecil yang tak dapat kamu lihat.

Allah Yang Mahakuasa-lah yang telah menciptakan kita, mata kita, rambut kita, kaki kita.

Dialah juga Pencipta keluarga kita, orang tua, saudara-saudara, teman-teman dan guru-guru kita.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS